Komitmen Mutu

Sekolah sebagai salah satu fasilitas pendidikan memberikan pelayanan kepada peserta didik untuk mendapatkan pembalajaran yang bermutu. Setiap kegiatan yang dilaksanakan di sekolah merupakan realisasi dari program-program yang telah dicanangkan oleh Dinas Pendidikan dan dilaksanakan oleh pengurus sekolah dalam hal ini pendidik dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan kegiatan yang ada di sekolah memiliki indikator keberhasilan yang harus tercapai sehingga kegiatan tersebut dapat dikatakan berhasil terlaksana dengan baik. Indikator ini merupakan rambu-rambu yang dipegang oleh pendidikan dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu pelayanan yang ada di sekolah. Sekolah saya telah melaksanakan hal tersebut untuk mengusahakan bahwa mutu sekolah dapat terjaga sehingga peserta didik mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Setelah mempelajari tentang topik Komitmen Mutu ini saya mendapatkan pengetahuan yang baru bahwa apa yang telah dilaksanakan di sekolah merupakan upaya dalam memenuhi indikator nilai-nilai dasar komitmen mutu. Sebelumnya yang saya ketahui bahwa sekolah dapat terus bertahan karena merupakan sekolah negeri, akan tetapi setelah mempelajari materi Komitmen Mutu ini saya mengetahui bahwa sekolah negeri dapat saja ditinggalkan apabila sekolah tidak memiliki kesadaran akan mutu dan tidak berorientasi pada mutu dalam melaksanakan kegiatannya. Sehingga mutu harus terus ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan berupa pendidikan yang berkualitas sehingga sekolah dapat bertahan dan semakin berkembang.


Mempelajari tentang Komitmen Mutu ini sangat berguna bagi saya sebagai seorang individu, karena membuat saya mengetahui dasar-dasar tentang pentingnya untuk terus mengembangkan diri agar dapat menjadi individu yang handal untuk melaksanakan semua hal. Sebagai seorang pelayan publik, dengan mempelajari materi Komitmen Mutu ini saya dapat memupuk komitmen diri untuk selalu berorientasi kepada mutu dalam melaksanakan tugas dan kewajiban untuk memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik. Sehingga tujuan instansi/organisasi dapat tercapai untuk menghasilkan produk pendidikan yang berkualitas.


Komitmen mutu dapat diartikan sebagai janji terhadap diri sendiri yang tercermin dalam tindakan dan perbuatan untuk menjaga satandar yang telah ditetapkan. Sebagai seorang ASN, tugas apapun yang diberikan merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan secara optimal dengan memegang prinsip efektivitas, efisiensi, inovasi dan mutu. Sehingga masyarakat sebagai stakeholder merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Terdapat empat indikator dari nilai-nilai dasar Komitmen Mutu antara lain:


1. Efektivitas

Berasal dari kata efektif yang berarti berhasil guna, dapat mencapai hasil yang ditargetkan. Efektivitas merujuk pada tingkat ketercapaian target yang telah direncanakan baik menyangkut jumlah maupun mutu hasil kerja.


2. Efisiensi

Berasal dari kata efisien artinya berdaya guna. Efisien merupakan tingkat ketepatan realisasi penggunaan sumber daya dan bagaimana pekerjaan dilaksanakan sehingga dapat diketahui ada tidaknya pemborosan sumber daya, penyalahgunaan alokasi, penyimpangan prosedur dan mekanisme yang keluar alur.


3. Inovasi

Terdapat 3 urutan kegiatan dalam rangka mencapai Inovasi, antara lain semangat belajar, kreativitas dan imajinasi. Inovasi perlu dilakukan agar dapat beradaptasi dengan tuntutan perubahan yang dipicu oleh pergeseran selera pasar, meningkatnya harapan dan daya beli masyarakat, gaya hidup, kesejahteraan, ekonomi, pengaruh globalisasi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 


4. Mutu

Mutu merupakan standar yang menjadi dasar untuk megukur hasil capaian kerja, selain itu juga sebagai pembeda dengan produk yang dihasilkan oleh lembaga sejenis.


Pada lingkungan pekerjaan saya yaitu sekolah untuk memberikan dampak kepada instansi. Saya dapat memulai dari diri untuk menerapkan komitmen pada mutu dengan memiliki performa yang prima, memiliki perencanaan pembelajaran yang baik dan melaksanakan pembelajaran yang bermutu. Sehingga dengan hal tersebut diharapkan mampu memberikan dampak kepada rekan kerja untuk dapat melakukan hal yang minimal sama untuk dapat membawa kualitas instansi menjadi lebih baik.

Dampak setelah mempelajari materi Komitmen Mutu ini, dimana sebelumnya saya melakukan hal yang baru disekolah tidak memiliki dasar untuk membawa instansi ke arah yang lebih baik tetapi hanya untuk diri sendiri. Namun setelah mempelajari materi ini, saya dapat melakukan inovasi yang dapat memicu instansi untuk semakin berkembang, sehingga perlu dibuat/dicatat inovasi-inovasi yang akan/sudah dilakukan dalam pembelajaran.


Berikut adalah hasil pengerjaan tugas oleh Hengki Raharjo (28) terkait mata diklat Komitemen Mutu dalam LATSAR CPNS GOL III ANGKATAN XVIII PROVINSI BALI.


Komentar